Mbokne ….aku kedinginan…

June 8th, 2006 by level7

malam hari setelah gempa….
hujan deras mengguyur desa sanden..
gelap gulita tanpa lampu…
hanya lilin yang selalu mati setiap angin menerpa….

"Mbokne….aku kademen.."
terdengar rintihan anak kecil pada ibunya…
rekat badannya dilekatkan ke dada ibunya…

beralaskan tikar basah..
beratapkan payung ……
mereka menerjang hujan deras tengah malam..
bersama 300 warga desa lainnya…

"sabar yo nduk….Allah ora sare…"

kata ibunya dengan sedih bercampur pasrah…

9juni2006
0857
KesedihanMendalamuntukDamardanrekan2nya

Musibah = Alhamdullilah

April 4th, 2006 by level7

gw  : aloowww..met pagi….
x : eh..met pagi juga…gimana kabarnya ??? (cengengesan…)
gw : lha…lo gimana sih bukannya mestinya gw yang nanya gitu….???!W%^#
x : eh iya ya..seharusnya lo yang nanya ya..hehehhe
gw : udah baekan…gimana kemonya ?
x : waduh Mukjijat banget…gw ngga apa apa….
gw ; waduh ..gantian gw dong sekarang…lagi flu nih
x : wah ..Alhamdullilah dong..masih dikasih penyakit..
gw : gile lo ..sakit Alhamdullilah…
x : loh..(dengan nada serius)…mestinya memang Alhamdullilah dong…dikasih Allah jalan untuk bersabar, belajar menerima dan iklas dikasih penyakit…kalau sehat belum tentu begitu khan ??
gw : diem…cengo….bengong…..(sambil mikir..yang salah gw apa dia ya ????)

another lesson from the phone !!!

Selamat Berjuang Sahabat…

March 22nd, 2006 by level7

Halo Ita,

hidup kadang memang membingungkan …
disatu sisi Ia merasa kangen untuk bertemu denganNYa..
disisi lain…Ia menawarkan kita hal-hal semu yang menarik kita dariNya…

Ita,
memang kadang kita harus bekerja keras untuk meyakinkan diri kita bahwa
Dialah satu-satunya tujuan hidup kita…
hanya kitanya yang terlalu absurd memandang hidup yang ada…

Mungkin karena mata kita kurang merenung…
atau mungkin hati kita yang kuncinya kadang memang kurang pas..

Halo Ita,
Hidup adalah anugrah terbesar dariNya…
bersemayam di tubuh kita…
tanpa sadar mata kita buta melihat hidup..
seakan-akan hidup itu milik kita..

Tetapi hidup adalah sesuatu untuk dinikmati sekaligus dijaga…

jangan lupa Ita,

Hidup juga sebuah ujian…
apakah kita bisa jaga atau
kita pegang erat-erat..

Ita,
jangan kau pegang hidup
jangan kau tangisi hidup
jangan kau sembuyikan hidup

Saat hidup ingin pulang ke ArsyNya.

Ita,
selamat berjuang…
jangan lupa..

hidup terlalu berharga untuk ditangisi…
maka..
senyumlah…

While you cried….

February 14th, 2006 by level7

While you cried….

don’t ever think to talk…
don’t ever think to think…

just cry…

Hope is a Thing With Feathers

January 31st, 2006 by level7

Kiriman dari seorang sahabat
======

Hope is a Thing With Feathers
by Emily  Dickinson

Hope is a thing with feathers
That perches in the soul
And sings a tune without words
And never stops at all.

And sweetest, in the gale, is heard
And sore must be the storm
That could abash the little bird
That keeps so many warm.

I’ve heard it in the chilliest land
And on the strangest sea
Yet, never, in extremity
It ask a crumb of me.

Ketika Cinta Masih Menunggu

January 29th, 2006 by level7

Dear Cinta,

apa kabar malam ini.
sudahkah kamu tidur..
maaf aku tak dapat menemani..
kau tau kenapa aku tak dapat menemanimu..

aku sudah titip kepada sahabat-sahabatku..
bulan dan bintang untuk menemanimu…
dan gunung untuk mendekapmu..

Dear Cinta,

apa kabar denganmu…
semoga kabar baik selalu menyertaimu…
lupakan hari ini …
lenyapkan hari lalu…
biarkan hari esok menyongsongmu…

Dear Cinta,

Lama tak berjumpa,
harapku kau masih mau menemuiku…
meski itu bersama cinta yang lain…

Memandang Hidup dengan Hati

January 22nd, 2006 by level7

Dirumahku ada sebatang pohon belimbing wuluh yang tumbuh besar.
Usia Pohon ini sama dengan usia rumah yang kami tempati saat ini

Setiap pagi pohon ini selalu kulewati.
Tanpa ada sapa ataupun kasih sayang…

Aku pergi sekolah maupun pulang…
Aku pergi bermain maupun berteduh dibawahnya…
Tak sadar kalau pohon ini ada melindungiku…

Meski tanpa sapa atau kasih sayang pohon ini selalu berbuah banyak…
belimbing wuluh ini selalu memberikan miliknya untuk orang lain tanpa protes…

Tak kurang-kurang tetanggaku memungut buahnya untuk obat darah tinggi..
dan juga kanker….

Wahai pohon wuluhku yang baik hati…
maafkan aku jika selama ini meniadakan mu….

terimakasih atas semuanya….

Kisah tentang Keikhlasan dan Kepasrahan

January 22nd, 2006 by level7

Pagi-pagi sudah baca kisah sedih yang mengharukan. Sebuah kepasrahan dan totalitas keikhlasan hati saat apa yang kita rasa miliki diambil dari sisi kita dan itu adalah anak kita.

====

TENTANG ALIF

Alif berumur
8 tahun 9 bln ketika meninggal, kelas 3 Michael Jordan di
 SD Lazuardi-Cinere. Alif mempunyai daya tahan tubuh yang bagus
(tinggi 137 cm dengan berat 41.5kg), sehingga waktu awal desember’05
adik2nya kena campak dan flu,
Alif sehat sehat saja.

Pada tgl 9 November’05 Alif disunat di dr Ariono
(ngikut jejak Ikhsannya Bu Ita). Alif
sendiri yang ngotot minta disunat setelah Lebaran, dan minta gitar sebagai
hadiahnya. Perkembangan Alif sangat membanggakan, baik
edukasi, sosialisasi, komunikasi, dan perilaku.

Sewaktu acara Isra Mi’raj di
Lazuardi, Alif mengikuti lomba pidato dan berhasil menjadi juara
1. Pada saat pengumuman pemenang, Alif diminta tampil lagi berpidato di depan
seluruh murid & guru SD & SMP Lazuardi. Adiknya Alif (Ifi) yg
juga bersekolah di Lazuardi (kls 2), cerita ke saya "Bunda, kakak Alif hebat
deh, pidatonya bagus..gayanya juga keren" Alif menimpali "pidatoku kayak Bung
Karno Bun…".

Alif juga hobby musik, les drum di Purwacaraka, dan setelah
sunat dibelikan gitar karena diapun minat belajar gitar.

Gurunya
bilang : "kalau game tebak lagu, pasti diborong Alif, dari mulai
lagu Peterpan, Jamrud, Gigi, Koes Plus, lagu2 baru di MTV, sampai lagu Oma
Irama…..Alif pasti tau".

Alif juga pencinta bola, ikut ekskul bola di
sekolah, dan tidak pernah absen nonton
pertandingan bola. Alif rajin sholat , jika Ayah tidak ada di rumah maka Alif
yang jadi imam sholat untuk Bunda & adik2nya. Setiap Subuh,
dia membangunkanku untuk sholat. Dia nyalakan lampu kamar, matikan AC dan
buka pintu, supaya aku tidak berlama lama di bawah selimut. 

Ketika dia melakukan kesalahan, dan Bundanya
cemberut, dia pasti langsung memelukku "Ibun..(panggilan sayangnya untuk
Bunda)", dan kalau aku diam saja dia akan bilang "Ibun cantik,
sayangku…cintaku…maafin aku dong Bun". Biasanya saya luluh
juga dan memeluk dia, menggelitik lehernya, sampai dia tertawa kegelian.

HARI HARI
TERAKHIR ALIF

Semuanya terus berjalan seperti biasanya, tapi
bedanya setelah disunat Alif sangat manja sama
Bundanya, maunya dipeluk2, duduk dipangkuan, sambil cium2 dan bilang "I love
you Ibun…" Hari Kamis (15/12/05)
ada acara ke Sea World dengan teman2 & guru2 Lazuardi, disana Alif ikut
game dan terlihat happy banget (saya lihat difoto2nya, gaya Alif sangat ceria).
Kamis sore itu, setelah saya pulang kerja, Alif bilang :"Bun, aku pusing,
malam ini gak usah belajar ya…"

Seminggu menjelang EHB tgl 19/12/05, saya
sudah menyiapkan soal-soal latihan yang harus
dikerjakan anak2 setiap sore, dan malamnya kita review bersama-sama. Saya
pegang lehernya, sedikit hangat, dan saya jawab "Ya udah, kakak
(panggilan kami untuknya) istirahat aja, biar nanti
sehat waktu EHB".

Dan
seperti malam2 sebelumnya, Alif kemudian mengajak saya tidur. Dia selalu menunggu saya, katanya : "kalau gak dipeluk Bunda, aku gak
bisa tidur". Menurut mbaknya, Alif sudah dikasih Panadol Syrup. Besoknya, jumat (16/12/05) dia tanya : "Aku
sekolah gak Bun?" Aku pegang kening dan lehernya, sudah tidak hangat.

Aku jawab :"Rasanya gimana Kak? Kalau sudah enakan
bisa sekolah, tapi kalau masih pusing
istirahat saja di rumah, biar nan ti fit untuk EHB".  Dan akhirnya diputuskan
hari itu Alif belajar di rumah saja, karena katanya masih pusing.
Dan sayapun pergi ke kantor seperti biasa. Siang saya sempet tlp ke rumah,
katanya Alif males makan tapi akhirnya mau juga makan beberapa
suap, dan Alif sempat muntah setelah makan. 

Saya tanya : "Apanya yang sakit
Kak?"

Dia jawab :"Perutku sakit Bun.." Aku pikir masuk angin atau kecapekan kali sehabis dari Sea World. Malam itu sepulang dari kantor,
saya liat Alif habis sholat Maghrib bersama Ayah &
Adik2nya, terus tiduran di kamar bawah dan bilang "Malam ini aku mau tidur
di kamar bawah saja dengan Ayah".

Bunda : "Tumben Kak gak mau tidur dengan
Bunda. Ayahkan masih mandi, Bunda
peluk dulu deh sampai kakak tidur".

Alif :"Aku mau istirahat aja sendirian,
Bunda jaga adik2 aja". Saya tetap saja peluk Alif.
Sampai 3x Alif mengatakan kalimat yang sama "Aku mau istirahat sendirian,
Bunda jaga adik2 aja".

Sama sekali saya tidak menangkap firasat apa2. Akhirnya
setelah menemani dia baca do’a sebelum tidur, saya cium dia dan
membisikan "selamat malam sayang,
mimpi indah ya…I love you"

Alif menjawab "I love you.." Ini memang sudah
menjadi acara rutin sebelum
tidur.

Sabtu (17/12/05 ) pagi, ketika saya keluar kamar, Alif sedang
duduk nonton TV. 

Bunda : "Mau sarapan
Kak? Bunda suapin ya"

Alif : "Aku makan sendiri aja, tapi gak mau nasi, mpek2
aja (tanpa kuah cuka tentunya)".
Mpek2 lenjer memang kesukaan Alif.

Dia ngajak jalan ke Pondok Indah Mall,
tapi katanya mau ke dokter dulu biar cepet sembuh.
Akupun siap2 untuk mengantar dia ke dokter, lagi2 dia bilang
: "Aku mau ke dokter sama Ayah, Bunda pergi dengan adik2 aja, nanti kita ketemu
di Mall".

Pagi itu saya bawa adik2nya ke kantorku (ada acara sebentar),
dan setelah itu bisa nyusul Alif & Ayah di PIM . Kita setuju mau
jalan ke PIM 2, mengingat Alif sedang kurang nafsu makan, dan hobbynya makan Hoka Hoka
Bento paket special 1 tanpa mayonaise dan tanpa udang gulung tepung (biasanya kalau makan ini, Alif jadi semangat makan dan habis 2
porsi).
Alif terus dibawa ke dokter di Hermina Depok, menurut dokter
hanya gejala flu dan dikasih parasetamol untuk mengurangi
pusingnya.

Siang itu Alif hanya makan sedikit, dan tidak lama kemudian
muntah. Sempat pesan hot tea di
Regal Cafe, Alif terus tiduran di kursi. Jam 4 sore
pulang ke rumah. Dia minta dibelikan bakso, tetapi baru habis 2 bakso,
dia muntah lagi. Dikasih Vometa syrup agar dia tidak mual.

Akhirnya tiduran
sambil nonton bola di TV, masih berceloteh mengomentari permainan bola. Sejak jam 20.30 sesekali dia bilang dadanya sakit
dan bilang "Aku gak bisa muntah lagi Bun".

Kita berpikir mungkin karena
perutnya kosong dan dia mual, jadi dadanya terasa ketarik.
Kemudian dia sempat buang air besar 2x di toilet, seperti biasa dia sudah
bisa membersihkannya sendiri. Kita khawatir dehidrasi,
jadi sering kita kasih minum air putih dan pocari sweat, namun Alif muntah.
Tapi kondisinya tidak terlalu mengkhawatirkan, dia masih jalan bolak
balik kamar mandi - tempat tidur. Ketika saya peluk2, dia bilang  "Bun, adik
Rafi mau susu tuh…bikinin dong". Ketika
terlihat agak lemes, kita putuskan bawa ke rumah sakit terdekat (Hermina),
karena takut keburu dehidrasi. Waktu diajak ke rumah sakit, Alif
mengangkat tangannya "Gendong aku Ayah…"  Sebelum digendong, sempat saya
kasih minum dulu, sekitar 1/4 gelas dia habiskan. Alif diantar
ayahnya ke rumah sakit sambil di gendong, saya nungguin adik2nya di rumah
(Ifi 7 th dan Rafi 5 th) karena mereka tidak mau
ditinggal.

Menurut ayahnya, sekitar 10 menit dari rumah, tiba2
nafas Alif terdengar seperti orang
yang sedang mendengkur dan mulut Alif mengeluarkan busa. Setelah dipegang,
dadanya berhenti berdetak. Ayah dengan panik terus
nyupir ke Hermina Depok sambil satu tangan pegang2 dada
Alif, sekitar 10 menit kemudian sampai RS langsung digendong ke UGD.
Dokter sempat melakukan upaya, namun menurut dokter Alif sudah meninggal ketika sampai di RS. Menurut dokter UGD, Alif
kemungkinan kena serangan jantung karena
kuku jari tangan & kakinya, serta bibirnya biru. Saya
sempat tanya apakah ada kemungkinan keracunan, karena dia sempat muntah. Tapi untuk mengetahui penyebab meninggalnya Alif,
perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut (otopsi). Saya gak tega kalau
badan Alif harus ditusuk2 jarum dan disayat pisau bedah.

Akhirnya
saya & suami pasrah dan membawa Alif pulang ke rumah. Kami menolak menggunakan ambulans, saya gendong dia di kursi belakang,
dan suami saya nyupir. Saya ingin, untuk terak hir kalinya, menemani
& memeluknya tidur di rumah. Wajah Alif seperti sedang tidur,
tenang
sekali, dan bibirnya tersenyum. Malam itu, masih dengan baju
tidur, bantal, dan selimutnya,
Alif saya peluk sampai pagi. Ketika dimandikan paginya, saya lihat di bahu
kiri dan punggungnya terlihat biru lebam. Walaupun dari setelah
Subuh Alif sudah selesai dimandikan, namun saya masih menunggu teman2 &
guru sekolahnya Alif datang. Alhamdulillah, sahabat2 & guru2nya
banyak yang datang, dan jam 10.00 hari Minggu 18/12/05 ) Alif disemayamkan di
Pemakaman Umum Kalimulya II Depok. Banyak yang mengantarkan Alif
ke tempat peristirahatan terakhirnya (Satpam kompleks sempat
menghitung iring2an mobil yang mengantar sebanyak 102 mobil). Alif-ku tersayang telah pergi dengan damai, ditemani
dengan seluruh orang2 yang
mencintainya. Selamat jalan sayang….Bunda sangat bangga
sama Kakak yang dengan tenang dan berani menghadapi maut dengan senyuman. Bunda yakin, Allah pasti membukakan pintu surga untuk
Kakak….. - Amin

HASIL RENUNGAN
SETELAH ALIF TIADA

Hanya 1 kata yang bisa saya ucapkan pada Alif
dan kepada Allah penciptanya, yaitu
"TERIMA KASIH". Terima kasih atas waktu 8 tahun 9 bulan yang telah diberikan
oleh-NYA. Dan selama itu, Alif sudah memberikan rasa yang
TER untuk Bunda. Rasa bahagia yang TERamat sangat, ketika Alif lahir (karena
saya mengalami keguguran 2x dan harus terapi hormon untuk
mendapatkan Alif, serta bed rest total sepanjang kehamilan).

Rasa kagum
yang TERamat sangat, ketika melihat Alif tumbuh dengan sehat
dan lucu, setiap orang pasti akan mencubit pipinya yang menggemaskan dan Alif
akan tertawa senang. Rasa kecewa, bingung,
yang TERamat sangat ketika dokter memvonis Alif autis.

Rasa lelah
yang TERamat sangat, dalam masa2 pencarian dokter, terapis,sekolah (ternyata
lebih gampang mencari kerja dibanding mencari sekolah yang tepat untuk Alif),
membuat target, evaluasi progress kemajuan, membuat menu,
dsb.

Rasa syukur yang TERamat sangat ketika kemudian jerih payah dan
kerja keras dalam penanganan Alif mulai membuahkan hasil dalam
perkembangan perilaku, komunikasi,
sosialisasi, dan edukasi.
Rasa bangga yang TERamat sangat ketika Alif 2 x
mendapatkan Student of the Month di kelasnya,
tampil di pentas pentas sekolah (menyanyi, bermain pianika), punya talenta
musik yang luar biasa, juara 1 pidato, punya banyak sahabat,
rajin sholat, ramah & perhatian sama semua orang .Teman, guru, satpam,
orang tua murid yg rajin menunggu di sekolah, saudara, tetangga,
penjaga warung dekat sekolah, sopir2, tukang mpek2, semua akan dia sapa kalau
ketemu.

Rasa sedih yang TERamat dalam, ketika Alif harus pergi
meninggalkan Bunda dengan tiba2.

Rasa menyesal yang TERamat sangat tidak bisa memberikan penanganan yang terbaik di saat2 akhirnya. Sayapun menjadi jauh lebih
sabar setelah memiliki Alif yang special. Banyak hal yang telah Alif ajarkan
kepada saya.. Terima kasih ya Kak……

APA KATA DOKTER ?
Dokter USG RS Hermina
: Alif kemungkinan kena serangan jantung akut. Dokter ahli jantung anak Harapan
Kita : kemungkinan Alif dehidrasi sehingga kekurangan elektrolit, sehingga
jantungnya berhenti mendadak. Dokter ahli bedah jantung RS Gleneagles :
kemungkinan Alif pernah kena virus Kawasaki

(Alif memang pernah panas tinggi
ketika berumur 2 th dan 6 th) yang menyebabkan
pembengkakan koroner, sehingga kurang sedikit cairan saja, bisa menyebabkan
jantungnya berhenti seketika. Dokter anak di MMC :
kemungkinan Alif kekurangan kalium, yang mempercepat
berkurangnya elektrolit sehingga jantungnya berhenti mendadak.

Sabtu (24/12/05) jadwal Alif ke dr Melly Budiman,
saya & suami datang untuk memberi tahu dr
Melly dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan
bimbingan dr Melly kepada Alif selama ini.
Dr Melly terkejut, sambil
berderai air mata dia bilang  "Alif tidak mungkin punya penyakit
jantung, saya tau kondisi Alif "

Beliau sangat menyayangkan karena anak
penyandang autis yang perkembangannya bagus
seperti Alif, jumlahnya kurang dari 10%, beliau juga ingat ketika terakhir
ketemu, Alif cerita dengan bangga telah jadi juara 1 pidato.

Anak
Autis juara pidato, dengan penghayatan, mimik, gerak tubuh, dan artikulasi yang bagus, disaksikan lebih dari 800 orang, menurut
dr Melly waktu itu …"Very Amazing"..

Beberapa tanda tanya yg tersisa
: Alif Dehidrasi ? Saya pernah kena dehidrasi, kulit sampai keriput
dan tidak sanggup berdiri karena pusing sekali. Malam itu Alif masih bisa jalan kesana kemari dan kulitnya segar seperti biasa, matanyapun
seperti biasa (tidak cekung /
sayu). Alif kekurangan Kalium ? Bukankah hasil test rambut menyatakan
Alif harus mengurangi Kalium sehingga kita terpaksa stop pisang
kesukaannya.

Alif punya masalah jantung ? Bukankah tgl 9 November dokter
Ariono & dokter anestesi
melakukan pemeriksaan awal sehingga mereka berani melakukan bius total pada
Alif, dan memang Alhamdulillah berhasil dengan baik.

By the way,
saya percaya semua pihak (termasuk para dokter2 tsb) sudah memberikan the best effort & knowledgenya untuk Alif. Mungkin
Alif lebih memilih cara seperti
ini, dibandingkan kalau sebelumnya diketahui ada kelainan jantung, dia akan dioperasi, merasakan sakit
yang
berkepanjangan, kegiatannya dibatasi, dsb…dsb…

UJIAN BERIKUTNYA
Teka teki penyebab
meninggalnya Alif, mendorong saya untuk membawa adik2nya untuk check
jantung ke Harapan Kita pada hari Kamis (22/12/05). Hasilnya ? Ternyata Ifi
(adiknya Alif yg berumur 7 th 2 bl), sekat serambi jantungnya bocor
sebesar 9.8mm, yang dalam istilah kedokteran disebut ASD
sekundum.

Tersengat petir yang ke 2 membuat saya limbung, namun saya
berusaha tetap tersenyum di depan
anak2, terutama Ifi. Saya lakukan cross check ke dr ahli jantung di
RS Gleneagles pada hari Jumat (23/12/05), hasilnya sama.

Ternyata ini
maksud Alif memberikan teka teki penyebab meninggalnya, agar
Bunda memeriksakan adik Ifi dan adik Rafi ke dokter. Alif ingin mengatakan bahwa adik
Ifi mempunyai masalah di jantungnya. Seperti pesan terakhirnya : "Aku mau
istirahat sendirian, Bunda jaga adik2 aja".

Aduh
Kakak….terima kasih…., Kakak sangat baik sekali, di saat akhirpun masih memikirkan adik2. Barangkali, selama 2 hari
terakhir Alif seperti sengaja menjauh dari Bunda, juga mungkin ada maksudnya.
Saat ini, saya sedang mencari
informasi sebanyak mungkin tentang case Ifi, hari Rabu besok janjian kete mu
dengan dr Sukman (RSCM) yang katanya sudah pengalaman
menangani kebocoran jantung dengan teknologi ASO yang tanpa
bedah.
Dari beberapa informasi, symptom2 ASD biasanya tidak terlihat,
namun jika gejala2nya sudah
muncul biasanya sudah terlambat.

Mohon doanya dari rekan rekan agar saya
& keluarga berhasil melewati cobaan ini. Dan jika ada
yang mempunyai informasi apapun terkait dengan ASD, mohon kiranya dapat di
share ke Japri saya. Maaf tulisannya agak panjang….nulisnya berurai air
mata, tapi rasanya ada agak plong
setelah bisa cerita panjang lebar kepada rekan rekan semua. Saya
berharap ada hikmah yang bisa diambil dari meninggalnya Alif. Yang
pasti, bersyukurlah kita semua telah dianugerahi anak
special, yang telah mengajarkan banyak hal agar kita menjadi lebih baik.  Barangkali kalau Allah
tidak menitipkan Alif pada saya selama 8 tahun 9 bulan, saya tetap
emosional, egois, tidak sabaran, tidak sering ber"komunikasi" kepada Allah,
tidak ber emphaty pada kekurangan orang lain, dll.

Sekali lagi
saya ucapkan terima kasih dan mohon doanya.

Nicke (Bundanya Alif)

Satu Lagi dari Mayora

January 1st, 2006 by level7

Link: detikcom - Formula Yogi Permudah Pencarian Minyak.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Bapak bapak Menteri, Presiden, Wapres yang terhormat..
Bapak-bapak Dirjen, Irjen, Bangjen, Bujen yang saya hormati…

Pernahkan bapak tahu kalau korupsi kita di peringkat 5 Besar dunia…katanya…
Padahal …negara diseluruh dunia itu ada lebih dari 100 negara…
ini berarti prestasi besar ya pak ???

Tapi ..jangan bangga dulu pak…

karena ada yang lebih membanggakan dari prestasi tersebut..
orang biasa di Indonesia dipuji oleh oil multi company…
coba bapak-bapak baca deh dengan klik disini

(mudah2an bapak mengerti klik disini tuh maksudnya apa )

Petruk Know and Ratu Understand

December 28th, 2005 by level7


Pernah dengar cerita petruk jadi ratu ??..
Kalo pernah, berarti tahu dong gimana hasilnya negara saat petruk memimpin ???
Lha itu sekarang terjadi di Indonesia…saat petruk-petruk bertebaran di bumi Indonesia tercinta ini menjadi ratu-ratu di kadipaten-kadipaten maupun songgosuloyo…..ihik…ihik…..(songgosuloyo=BUMN..:p)

tapi sudahlah..
memang itu sudah terjadi mau diapakan lagi…
berarti saat ini bagi yang merasa bukan petruk wajib bersiap sedia menggantikan para petruk itu untuk suatu saat menjadi ratu….yach..minimal 2 generasi lagilah….

Tapi yang ingin diungkapkan disini bukanlah soal negaranya…
tapi petruknya.
sang waton suloyo sejati..
tau waton suloyo khan ??seenak udel dia sendiri…
perintah sana-perintah sini…petruk memang serba tahu.
Makanya dia selalu berani kasih perintah saat jadi ratu.

Sayangnya otak petruk yang serba tahu itu buka syarat jadi Ratu….
Ratu itu selain harus Know, juga harus Understand. Tidak cukup hanya Know saja…

Ibaratnya begini…
Tangan Petruk kena tele’ ayam..Dia tahu itu bau…tapi tetep aja dicium untuk memastikan bahwa itu bau…:)…hwakaradahhhhh……

Dasar Petruk….
Orang pintar kemaken yo ngono kuwi……
waton suloyo sa dunyo…sa jagat…..
*****
Untungnya Dunia terselamatkan saat petruk turun tahta…
sehingga tidak terjadi kehancuran lebih besar lagi…
Tetapi petruk turun tahta pun juga dengan khimat…
Petruk dikembalikan ke posisinya semula sebagai penghibur…
karena kadang penghibur adalah orang-orang yang Know tetapi tidak harus Understand…:))

Salam Tabik

Jarod
CakrawalaDiSisiku