Memandang Hidup dengan Hati

Dirumahku ada sebatang pohon belimbing wuluh yang tumbuh besar.
Usia Pohon ini sama dengan usia rumah yang kami tempati saat ini

Setiap pagi pohon ini selalu kulewati.
Tanpa ada sapa ataupun kasih sayang…

Aku pergi sekolah maupun pulang…
Aku pergi bermain maupun berteduh dibawahnya…
Tak sadar kalau pohon ini ada melindungiku…

Meski tanpa sapa atau kasih sayang pohon ini selalu berbuah banyak…
belimbing wuluh ini selalu memberikan miliknya untuk orang lain tanpa protes…

Tak kurang-kurang tetanggaku memungut buahnya untuk obat darah tinggi..
dan juga kanker….

Wahai pohon wuluhku yang baik hati…
maafkan aku jika selama ini meniadakan mu….

terimakasih atas semuanya….

One Response to “Memandang Hidup dengan Hati”

  1. Andru Says:

    So Natural…ide yang brilian..

    Manusia memang makhluk yang ga tau diri…hhmmm

Leave a Reply